Tips Bertransaksi Reksa Dana Untuk Investor Pemula

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Beberapa investor umumnya tidak berani menghadapi kerugian dan ketidakpastian, sehingga cenderung memilih instrumen yang sangat aman dengan hasil yang sudah diketahui sebelumnya, seperti deposito. Kalaupun mempertimbangkan jenis instrumen berisiko seperti obligasi atau saham, hanya porsi kecil dari dana investasinya yang akan dialokasikan ke dalam instrumen berisiko.

Khususnya untuk Investor pemula yang baru belajar untuk mulai berinvestasi Reksa Dana, pasti banyak hal yang dijadikan pertimbangan dalam melakukan Investasi. Cara Investasi yang cocok untuk investor yang masih ragu, banyak pertimbangan, yaitu dengan berinvestasi secara berkala atau bertahap. Berinvestasi Bertahap adalah strategi berinvestasi dengan cara melakukan pembelian instrumen investasi secara berkala dan teratur di tiap periode, terlepas apakah saat itu pasar sedang naik atau turun. Oleh karena itu, investor akan memperoleh harga rata-rata sampai periode investasi selesai.

Kita bisa saja membeli reksa dana sekaligus dalam jumlah besar. Namun, hal tersebut lebih berisiko dari pada jika kita berinvestasi reksa dana rutin setiap bulan atau berinvestasi secara bertahap. Investasi reksa dana setiap bulan maupun dengan cara bertahap justru memperkecil risiko karena jumlah uang yang masuk tidak sekaligus besar. Artinya jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan tak lama setelah memutuskan berinvestasi, jumlah uang yang terkena dampaknya pun tidak besar.

Strategi ini lebih banyak direkomendasikan bagi kebanyakan investor karena investor tidak perlu memperhatikan faktor kapan harus masuk. Selain itu, dana investasi yang dibutuhkan tidak perlu dalam jumlah besar dan di awal periode. Jadi untuk investor yang memiliki modal kecil kita bisa berinvestasi Reksa Dana secara bertahap.

Untuk kita yang belum bisa menerima risiko investasi yang terlalu besar kita bisa memulai berinvestasi melalui reksa dana pasar uang, karena underlying dari reksa dana ini adalah deposito dan obligasi yang tenor nya dibawah satu tahun. Dan untuk memulai investasi di reksa dana pasar uang, kita dapat membeli  Reksa Dana Premier Pasar Uang II. Hanya dengan minimal 100 ribu rupiah kita bisa mulai melakukan investasi secara berkala, selain itu kita bisa mendapatkan imbal hasil yang sampai dengan 10% per tahun.