Kenali Jenis Reksa Dana Yang Cocok Untukmu

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Saat ini kesadaran seseorang untuk mulai berinvestasi sudah semakin meningkat. Bagi kita yang merasa belum memiliki modal yang besar, kita bisa memulai investasi melalui reksa dana. Maka dari itu reksa dana merupakan salah satu instrumen yang cocok untuk menabung.

Reksa dana merupakan wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Kemudian Dana tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi, ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Dengan berinvestasi di reksa dana, kita tidak perlu memantau langsung perkembangan saham ataupun obligasi nya. Kita cukup menyerahkannya pada ahlinya yaitu Manager Investasi. Tetapi tentu saja kita juga tetap harus mengikuti perkembangan ekonomi dan pasar modal di Indonesia.

Reksa dana terbagi menjadi beberapa jenis, namun kita akan membahas sesuai dengan tingkatan risiko nya. Jika sebelumnya kita telah mengetahui profil risiko kita, maka kita akan lebih mudah mengetahui reksa dana yang cocok untuk kita.

Reksa Dana Saham
Sama seperti namanya, dalam reksa dana saham, minimal 80% dari seluruh dana yang terkumpul akan dibelikan saham Manager Investasi dan sisanya akan masuk pada instrumen pasar uang. Reksa Dana saham sangat cocok untuk generasi muda, yang bisa menerima risiko, dan bisa menabung dalam jangka waktu yang cukup panjang. Reksa dana saham biasanya cocok juga untuk orang dengan profil risiko agresif, yang siap untuk menerima risiko yang cukup tinggi namun juga memiliki potensi hasil yang tinggi juga. Kamu bisa mencoba untuk membeli Reksa Dana Makro Plus dari PT. Indopremier Investment management

Reksa Dana Campuran.
Untuk kamu yang memiliki profil risiko moderate, reksa dana ini cocok untuk kamu. Seluruh dana dalam reksa dana campuran, maksimal 80 % nya akan masuk instrumen saham, dan sisa nya akan masuk ke obligasi. Reksa dana ini cocok untuk investasi jangka menengah dan jangka panjang. Jika kamu ingin melihat kinerja nya, kamu bisa mencoba nya melalui Reksa Dana Reksa Dana Premier Campuran Fleksible dari PT. Indopremier Investment management.

Reksa Dana Pendapatan Tetap.
Jika pada reksa dana saham, komposisi saham nya minimal 80%, maka secara komposisi hal ini berlaku juga untuk reksa dana pendapatan tetap. Perbedaannya, pada reksa dana pendapatan tetap, komposisi minimal 80% nya harus masuk ke instrumen obligasi atau banyak kita kenal sebagai surat hutang. Surat hutang ini bisa diterbitkan oleh negara ataupun suatu perusahaan. Reksa dana jenis ini cocok untuk kita yang memiliki profil risiko konservatif, yang hanya bisa menerima risiko yang rendah.

Reksa Dana Pasar Uang
Instrumen reksa dana lain yang sering kita dengan adalah Reksa Dana Pasar Uang. Pada hal reksa dana jenis ini, Manager Investasi akan menempatkan dana kelolaannya pada instrumen deposito dan obligasi (surat hutang) yang tenor nya dibawah 1 tahun. Sehingga, reksa dana ini sangat cocok untuk investor yang sangat konservatif dan tidak bisa menerima risiko. Jika kamu merasa cocok pada reksa dana jenis ini, maka kamu bisa mencoba menabung di Reksa Dana Premier Pasar Uang II.